INSAN DESA.ID
Home Terkini Artikel Berita Opini Kolom Literasi Regulasi Materi dan Format Perpustakaan Foto Video Profil Contact Us Indeks
Headline
Loading...

BERITA

[BERITA][recentbylabel]

LITERASI DESA

[LITERASI][recentbylabel]

P3MD

[P3MD][recentbylabel]

PEMERINTAHAN

[PEMERINTAHAN][recentbylabel]

2020-10-05

Penggunaan Dana Desa Alami Perubahan Akibat Pandemi


Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menilai, penggunaan dana desa banyak alami perubahan akibat pandemi Covid-19. Kondisi yang tidak bisa dihindari memaksa realokasi dan refocusing kepada dana desa.

Penggunaan Dana Desa Alami Perubahan Akibat Pandemi
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menilai, penggunaan dana desa banyak alami perubahan akibat pandemi Covid-19. Foto : Istimewa

Beberapa fokus terkumpul dalam program-program seperti pembentukan desa tangguh dan desa aman Covid-19, padat karya tunai, dan bantuan langsung tunai. Ketiga program sendiri memang berdasarkan arahan dari Kemendesa.

"Diperkirakan Rp 41 triliun akan digunakan untuk bantuan desa hingga akhir tahun. Harapannya, bantuan ini menyelesaikan permasalahan di desa," kata Halim dalam webinar nasional Himpunan Mahasiswa Pascasarjana UGM, Sabtu (4/10).

Ia menjelaskan, untuk 2021 desa akan kembali fokus meneruskan pembangunan berkelanjutan yang merupakan turunan dari Perpres No. 59 Tahun 2017. Perpres turunan dari ide-ide SDGs itu diturunkan implementasinya ke tingkat desa.

SDGs yang dimaksud mereka dirumuskan untuk desa, yang sebagian besar isinya sama tapi ditambah satu target. Yaitu, tentang kearifan lokal dan kehidupan religiusitas masyarakat desa yang tujuannya agar target pembangunan jelas.

"Sehingga, terwujud desa tanpa kemiskinan dan kelaparan. Dengan melihat tujuan itu akan mudah dibayangkan apa yang harus desa lakukan," ujar Halim.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan, pengembangan desa tidak melulu dilakukan pemerintah. Ia merasa, akademisi muda bisa berperan pecahkan kemiskinan di desa dan daerah tertinggal.

"Kalian bisa mulai dengan menjalin kerja sama antara kalian sendiri, baru memanfaatkan kualitas membantu pemberdayaan masyarakat di desa dan daerah tertinggal dengan pelatihan keterampilan, kader-kader, dan layanan publik," kata Ganjar.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Gita Amanda

Sumber : https://republika.co.id/berita/qhpt2s423/penggunaan-dana-desa-alami-perubahan-akibat-pandemi

2020-10-04

Jenis Kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru Desa, dan Prioritas Penggunaan Dana Desa

Seperangkat regulasi disiapkan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk meminimalisir dampak pandemi ini, termasuk kebijakan yang ditujukan kepada desa, baik itu terkait pembentukan Relawan Desa Lawan Covid-19 sebagai ujung tombak pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 di desa, pengalokasian Dana Desa untuk bantuan social (BLT Dana Desa), maupun penyusunan prioritas penggunaan Dana Desa untuk Tahun 2021, desa diharuskan mengakomodir program atau kegiatan yang adaptif pada penanganan pandemic Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Baik itu dari sisi dampak social, ekonomi, dan kesehatan.
Jenis Kegiatan Adaptasi Kebiasaan Baru Desa, dan Prioritas Penggunaan Dana Desa
ilustrasi gambar : desacibugel.id

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah menimbulkan korban jiwa, dan kerugian material yang semakin besar, sehingga berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 telah diprioritaskan untuk penanganan COVID-19. Kegiatannya berupa Desa tanggap Covid 19, Padat Karya Tunai Desa, dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Selanjutnya, untuk memperkuat adaptasi kebiasaan baru dan pemulihan ekonomi di Desa, penggunaan Dana Desa Tahun 2021 juga difokuskan untuk membiayai Desa Aman COVID-19 dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) untuk pemberdayaan ekonomi Desa melalui badan usaha milik desa. Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 masih tetap diarahkan pada jarring pengaman sosial, Desa Aman COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang mencakup sektor strategis nasional. Prioritas Penggunaan Dana Desa sebagaimana dimaksud diarahkan untuk program dan/atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs Desa melalui pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa, dan adaptasi kebiasaan baru Desa.
Berkaitan dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru desa, Prioritas Penggunaan Dana Desa meliputi beberapa kegiatan dan program yang bisa dilaksanakan, Baca Selengkapnya Klik Disini.................

2020-10-03

Kunci Kemajuan Desa Terletak pada Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa

Kunci kemajuan desa terletak pada Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam mengelola pemerintahan desa. Hal tersebut menjadi kunci keberhasilan program-program desa yang akan dijalankan. Jika program desa sudah bisa berjalan dengan baik, maka perubahan yang signifikan terhadap desa akan mudah untuk diraih.
Penyelenggaraan pemerintahan di desa merupakan kewenangan desa. Pemerintahan desa memiliki kekuasaan untuk mengatur penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat. Pemerintah desa diharapkan mampu bertindak menjalankan perannya sebagai struktur pemerintahan, sebagai pelayan masyarakat desa, dan sebagai agen penggerak  perubahan masyarakat desa, untuk mencapai desa mandiri.
Kunci Kemajuan Desa Terletak pada Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa
Ilustrasi Gambar : pengadaan.web.id

Untuk mencapai kemajuan desa dibutuhkan kerja keras yang dilakukan oleh Aparatur Pemerintah Desa dan didukung oleh masyarakat. Selain itu, Aparatur Pemerintah Desa bukan hanya sekadar sanggup mengelola kelancaran rumah tangga pemerintah desa, dan mengikuti prosedur administrasi yang sudah baku saja. Tetapi dituntut untuk menguasai pengetahuan dan informasi maupun keterampilan menerapkan alat kebijakan dan program untuk menjalankan fungsi-fungsinya secara efektif dan efisien. Yang lebih penting lagi, memiliki kapasitas untuk melakukan inovasi atau pembaharuan ide terhadap pengelolaan pembangunan, pemerintahan, kemasyarakatan dan pemberdayaan agar desa berkembang lebih dinamis dalam upaya mencapai visi-misinya yang digariskan dalam RPJMDesa.

2020-09-22

PERMENDES TENTANG PRIORITAS DANA DESA TAHUN 2021


Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah menimbulkan korban jiwa, dan kerugian material yang semakin besar, sehingga berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 telah diprioritaskan untuk penanganan COVID-19. Kegiatannya berupa Desa tanggap Covid 19, Padat Karya Tunai Desa, dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Selanjutnya, untuk memperkuat adaptasi kebiasaan baru dan pemulihan ekonomi di Desa, penggunaan Dana Desa Tahun 2020 juga difokuskan untuk membiayai Desa Aman COVID-19 dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) untuk pemberdayaan ekonomi Desa melalui badan usaha milik desa.

PERMENDES TENTANG PRIORITAS DANA DESA TAHUN 2021


Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 tetap diarahkan pada jarring pengaman sosial, Desa Aman COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang mencakup sektor strategis nasional. Pengaturan secara rinci tentang Penggunaan Dana Desa 2021 diatur dalam Permendes Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021.

Tujuan peraturan tersebut yaitu untuk memberikan arah Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 untuk pemulihan ekonomi nasional, program prioritas nasional, dan adaptasi kebiasaan baru untuk mendukung pencapaian SDGs Desa. Serta Mengatur Prioritas Penggunaan Dana Desa, Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa, publikasi dan pelaporan, serta pembinaan, pemantauan, dan evaluasi Prioritas Penggunaan Dana Desa.




2020-09-21

Mendes Terbitkan Peraturan Soal Perioritas Penggunaan Dana Desa 2021

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengeluarkan peraturan mengenai prioritas penggunaan dana desa 2021. Permendes Nomor 13 tahun 2020 itu menjadi dasar bagi 74.953 desa dalam menyusun rencana kerja dan APBDes 2021. 

“Saya ingin menginformasikan telah diundangkannya Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tanggal 15 September 2020 dengan nomor keputusan atau Permendesa nomor 13 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan dana desa 2021,” kata Abdul Halim dalam konferensi pers virtual, Senin (21/9/2020).



Abdul Halim mengatakan, peraturan tersebut sesuai dengan model pembangunan nasional yang berdasarkan pada Peraturan Presiden nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau SDGs (Sustainable Development Goals). Permendes menegaskan bahwa dana desa tahun anggaran 2021 diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa yang mengukur seluruh aspek pembangunan, sehingga mampu mewujudkan perkembangan manusia seutuhnya. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun perwujudan program SDGs Desa berupa, Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi, Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan, dan Desa tanpa Kesenjangan. Kemudian, Kawasan Permukiman Desa Aman dan Nyaman, Konsumsi dan Produksi Desa Sadar Lingkungan, Desa Tanggap Perubahan Iklim, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Desa Damai Berkeadilan, dan Kemitraan untuk Pembangunan Desa. Abdul Halim menuturkan, pelaksanaan SDGs Global di Indonesia dipayungi Perpres Nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan di Indonesia.

“Karena Indonesia adalah anggota PBB kemudian Indonesia berperan aktif dalam penentuan sasaran SDGs,” kata Mendes.



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendes Terbitkan Peraturan soal Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2020/09/21/14323661/mendes-terbitkan-peraturan-soal-prioritas-penggunaan-dana-desa-2021.
Penulis : Irfan Kamil
Editor : Kristian Erdianto



PERENCANAAN DESA

[PERENCANAAN DESA][recentbylabel]

KEUANGAN DESA

[KEUANGAN DESA][recentbylabel]

REGULASI DESA

[REGULASI][recentbylabel]

FORMAT

[FORMAT][recentbylabel]

KOLOM

[KOLOM][recentbylabel2]

INFOGRAFIS

[INFOGRAFIS][recentbylabel2]