MENYUSUN  PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA SECARA PARTISIPATIF



Oleh : Asep S Jazuli

Perencanaan Pembangunan Desa Merupakan Sebuah Kegiatan yang mutlak harus dan wajib dilaksanakan, sebab sebuah perencanaan  merupakan titik dasar berpijak ( Titik Pamiangan ) bagi kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan, Pelaksanaan Pembangunan, Pembinaan Kemasyarakatan, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.




Pembangunan Desa harus dimulai dari proses perencanaan desa yang baik, dan diikuti dengan tatakelola program yang baik pula. Pembangunan (pedesaan) yang efektif bukanlah semata-mata karena adanya kesempatan melainkan merupakan hasil dari penentuan pilihan-pilihan prioritas kegiatan, bukan hasil coba-coba, bukan hasil berpikir seseorang di depan Laptop ( Tidak Bagus Ituh Brother ), tetapi akibat dari proses musyawarah perencanaan yang dilakukan oleh berbagai stake holder / kelompok kepentingan di Desa, katakanlah Perencanaan yang disusun secara partisipatif, dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat ( DOUM ) Desa itu sendiri. Dengan mengusung sebuah spirit gotong royong, kebersamaan, dan kekeluargaan. Untuk mewujudkan sebuah perencanaan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan oleh semua pihak.

Guna membangkitkan semangat partisipasi perlu dibangun sebuah kesadaran Kolektif, keberanian dan inovasi ( Out Of The Box / bukan sebagi rutinitas semata ) yang mampu mengakomodir kepentingan masyarakat, dan melindungi hak-hak masyarakat desa melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang sinergis dan terintegrasi.

Sumedang, 23 Februari 2017



Previous Post Next Post