Kemendesa Jadi Wakil Indonesia di SOMRDPE ke-15 di Singapura


kumparan.com-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi kembali mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Indonesia dalam forum internasional. Kepala Biro Humas dan Kerja Sama, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, SSi, M.Eng, didaulat sebagai ketua Delegasi Republik Indonesia (DELRI) pada acara The 15th ASEAN’s Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Education (SOMRDPE), yang dilaksanakan pada Selasa (17/07) di Singapura.

com-Kemendesa di SOMRDPE Singapura (Foto: Kementerian Desa, PDTT)

SOMRDPE diikuti oleh para pejabat senior perwakilan seluruh negara anggota ASEAN. Acara ini merupakan rangkaian dari The 11th SOMRDPE+3, dan The 7th ASEAN Public-Private-People Partnership Forum on RDPE, yang dihelat pada 17-18 Juli di Grand Hyatt Hotel, Singapura.

Perhelatan ini akan membahas sejumlah agenda, di antaranya adalah kabar terkini mengenai proposal proyek ASEAN-China-UNDP Research and Symposium on Localisation of the SDGs and Realisation of Poverty Eradication, yang akan digelar pada 20-21 Agustus 2018 di Kamboja, hingga pembahasan hasil pertemuan ASEAN Resilience Network, yang telah dilaksanakan pada 25 April 2018 di Bali.

Tidak hanya itu, pembahasan juga merambah pada sosialiasi hasil 2nd ASEAN High-Level Conference mengenai perlindungan sosial, yang digelar pada bulan Mei 2018 di Indonesia. Selain itu, tentu ada agenda utama berupa pembahasan kerangka rencana aksi terkait pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan (Framework Action Plan on Rural Development and Poverty Eradication) 2016-2020 atau FAP on RDPE 2016-2020.

FAP on RDPE 2016-2020 sendiri terdiri dari enam komponen utama yaitu Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan, Perlindungan dan Jaring Pengaman Sosial, Pengembangan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia di Daerah Pedesaan dan Pinggiran Perkotaan, Kemitraan Pemerintah-Swasta-Rakyat (Public-Private-People Partnership / 4Ps) untuk Pembangunan Pedesaan dan Penanggulangan Kemiskinan, Ketahanan Masyarakat Miskin dan Rentan terhadap Risiko Ekonomi dan Lingkungan, serta Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan Pedesaan dan Penanggulangan Kemiskinan di Kawasan ASEAN.

Selain Dr. Bonivasius P. Ichtiarto selaku ketua, DELRI pada SOMRDPE ke-15 ini juga diawaki oleh Heru Prayitno dan Wiweka Sukma Wardhani dari Direktorat Kerja Sama Sosial Budaya, Kementerian Luar Negeri.

“Kementerian Desa, PDTT, mendapat kepercayaan ini, selain untuk menggantikan Kementerian PMK - sebagai focal point SOMRDPE di Indonesia - yang berhalangan hadir, juga karena sebagian besar komponen utama FAP on RDPE 2016-2020 sangat relevan dengan tugas dan fungsi Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi,” ujar Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Kementerian Desa, PDTT.

Selanjutnya, menurut Dr. Bonivasius P. Ichtiarto, forum-forum regional dan internasional semacam ini akan digunakan untuk memberikan eksposur bagi sejumlah program pembangunan perdesaan di Indonesia.

“Indonesia harus dapat menjadi center of excellence pembangunan perdesaan, setidaknya untuk regional Asia Tenggara. Kita punya sejumlah program unggulan, seperti BUMDes, dan Prukades, yang telah diakui forum internasional seperti IFAD, dan sejumlah negara lainnya. Ini harusnya dapat menjadi katalisator bagi role Indonesia di kawasan Asia Tenggara pada khususnya,” pungkasnya.

SOMRDPE ke-15 ini dibuka secara resmi oleh Mr. Chew Hock Yong, Permanent Secretary (Social and Family Development), Ministry of Social and Family Development, Singapore, mengingat Singapura adalah ketua SOMRDPE tahun ini. Untuk pelaksanaan SOMRDE berikutnya, Malaysia dan Thailand telah ditunjuk sebagai ketua dan wakil SOMRDPE.

Sumber : kumparan.com

Post a Comment

Sampaikan Komentar Anda Disini....

Previous Post Next Post