Hukuman Mati Dalam Perspektif Islam Dan Hak Asasi Manusia

Salah satu isu yang cukup konfrontatif antara Islam dan Hak Asasi Manusia (HAM) adalah isu hukuman mati. Beberapa kalangan masih bersikukuh bahwa hukuman mati adalah salah satu doktrin dalam Islam. Sementara itu, HAM menghendaki penghapusan hukuman mati di berbagai negara. Karena tujuan awal dicetuskannya HAM adalah untuk menghentikan penghilangan nyawa manusia. Untuk melindungi hak hidup.




[caption id="attachment_12900" align="aligncenter" width="800"]Hukuman Mati Dalam Perspektif Islam Dan Hak Asasi Manusia Gambar : istimewa[/caption]

Hidup adalah hak asasi manusia. Semua jenis hak asasi manusia, apakah itu hak sipil dan politik atau juga hak ekonomi, sosial dan budaya tidak dapat dilaksanakan jika hak hidup tidak terlindungi. Bahkan, diskursus hak asasi manusia mulai mencuat sebagai bentuk keprihatinan atas tidak terlindunginya hak hidup dalam skala masif, yakni pecahnya perang terbuka.


Tidak dipungkiri bahwa perang menghilangkan banyak nyawa manusia. Inilah kemudian yang memicu para pemikir untuk berpikir bagaimana agar hak hidup terlindungi. Artinya, hak hidup dapat disebut sebagai hak asasi yang paling tinggi dan mendasar. Karena tanpa itu, hak-hak lain tidak dapat ditunaikan.


Hidup bukan pemberian dari negara atau manusia lain. Selain itu, hak hidup adalah hak yang paling tinggi dan mendasar. Inilah yang menjadikan hak hidup adalah hak asasi yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non derogable rights). Karena itu, hak asasi manusia mengutuk hukuman mati. Meskipun masih banyak Negara yang menerapkan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi penegakan hak asasi manusia. Utamanya hak hidup.


Selengkapnya Klik Disini Untuk Download Artikel HUKUMAN MATI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN HAK ASASI MANUSIA


Penulis : M. Khusnul Khuluq, S.Sy., M.H.


Sumber :


http://www.pa-unaaha.go.id/artikel-hukum/hukuman-mati-dalam-perspektif-islam-dan-hak-asasi-manusia/3649


 

Post a Comment

Sampaikan Komentar Anda Disini....

Previous Post Next Post